Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2009

LEMBAYUNG (Episode 7)

Jalanan sepi
Suatu petang
Jali telah berjalan hampir 3 setengah jam untuk mengabadikan setiap moment menarik yang tengah terjadi di sepanjang jalan tersebut. Hobi fotografinya selalu muncul di saat yang tak tepat. Seperti saat ini. Mustinya ia berusaha mengembalikan kepercayaan Lembayung pada dunia, daripada hunting di persimpangan sebuah jalanan yang terlalu lenggang. Sepinya jalanan tersebut membuat Jali harus menunggu lama agar mendapatkan suatu moment yang menarik. Setiap derap langkah kaki manusia membuatnya menoleh karena hal tersebut merupakan sumber kebisingan yang paling mencolok di jalan itu. Suara adzan dari langgar terdekat telah berkumandang. Jali menikmati alunan suara adzan yang didengungkan. Sepoi-sepoi halus suara derap kaki membuatnya menoleh.
“Jal..”
Suara yang tidak asing tersebut mengejutkan Jali
“Kok lo bisa ada disini Bay?”
“Ya kalo lo ga ada di semua tempat tongkrongan lo, dimana lagi gue bisa nyari lo?” Jawab Lembayung sambil melemparkan senyum hangat. K…

LEMBAYUNG (Episode 6)

Box telfon.
Dari jauh seseorang memperhatikan Lembayung. Mencoba menolong namun tak punya kuasa untuk melakukannya. Ia hanya boleh memandang, tidak berdaya untuk turut campur tangan.
Masih dengan menggenggam handphone-nya di tangan, Lembayung memerosotkan dirinya. Ia duduk bersandar di salah satu sisi box telfon umum tersebut. Ia mulai menggigil kedinginan, matanya merah karena sakit di seluruh badannya. Ia beringsut memeluk kedua lututnya sambil bergoyang-goyang kedepan dan kebelakang. Berharap tubuhnya akan merasa lebih hangat. Tapi gerakannya membuat ia semakin letih dan bertambah kedinginan. Sekujur tubuhnya mengeluarkan hawa panas. Mata Lembayung semakin merah. Setetes air mata keluar dari pelupuk matanya. Terasa hangat di pipi Lembayung. Tenaganya serasa telah habis terkuras. Pelukan tangan di kedua lututnya mulai melemah. Ia semakin tersandar pada dinding box telfon umum itu. Dari kejauhan suara mobil datang mendekat. Lembayung tahu itu Jali. Semakin lemah saja badannya sebelum a…

LEMBAYUNG (Episode 5)

Senin sore.
Seperti biasa, selepas jam sekolah Lembayung berkunjung ke taman favoritnya. Ketika sedang duduk-duduk sambil menghisap rokok di bangku taman yang biasa didudukinya, tiba tiba seorang laki-laki menghampirinya. Kali ini bukan seseorang yang dikenalnya. Bukan seseorang yang pernah dilihatnya atau dijumpainya sebelumnya, tapi lelaki tersebutlah yang pernah bahkan telah sering melihatnya dan mengamatinya dari jauh. Lelaki itu memulai pembicaraan dengan tenang
“Saya sering lihat kamu kesini”
Tidak ada jawaban dari Lembayung. Ia memang tidak bermaksud untuk mengindahkan kedatangan lelaki tersebut.
“Sorry, mungkin saya udah ganggu waktu kamu..”
Seraya meneruskan kalimatnya ia menjulurkan tangan kanannya dengan maksud memperkenalkan diri
“Anda.”
“Heh?”
Akhirnya dari mulut Lembayung keluar sepatah kata. Walau bukan kata yang berarti sesuatu, setidaknya lelaki tersebut merasa akhirnya diperhatikan juga. Ia menyambut sepatah kata dari Lembayung dengan seulas senyuman.
“Mak…

LEMBAYUNG (Episode 4)

Siang yang terik,
di suatu jalan didepan sebuah bangunan tua, Lembayung duduk berjongkok. Dari dalam tasnya, ia mengeluarkan sebuah file. Ia mulai menulis

aku sepi
sendiri
selalu begini
duduk, berjongkok
menatap langit terik
menghirup udara siang
lalu, lagi untuk kesekian kali
aku bertanya
entah pada siapa
banyak orang bilang
“tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan..”
tapi
kuminta langit berubah jadi hijau
kupandangi langit
lamat lamat kuperhatikan,,
tidak ada perubahan
pun setitik
habis itu kucoba minta hal lain
kuminta supaya setiap aku meninggalkan jejak langkah
di situ tumbuh sekuntum mawar
tapi apa..
malah kurasa pada tiap langkahku
yang timbul adalah bau busuk
yang membuat orang menoleh
dan memandangku dengan tatapan menjijikan
lagi satu
yang dari dulu
kuminta dari Nya
kembalikan ayah, bunda dan gentaku
kau tahu??
pun ini tak dikabulkannya….!!!!!
aku jadi ingin tahu
apa yang membuat
permintaanku terlalu mustahil untuk diwujudkannya..
persetan dengan mereka yang bilang semua itu mungkin

Lembayung menutup filenya, m…