Friday, January 28, 2011

setia

Rasanya ingin saya mengkonstruksi ulang esensi dan makna yang terkandung dibalik kata 'setia'.

Sebab bagaimana kalau kesetiaan itu bukan buah dari tulusnya pengabdian?
Bagaimana kalau kesetiaan itu hanyalah sebuah keterpaksaan, yang lahir dari ketiadaan akan pilihan lain?
Bagaimana kalau kesetiaan itu hanyalah masalah kebiasaan?
Maka bisakah saya bilang bahwa sesungguhnya setia adalah sebuah hal yang biasa saja?

*Terinspirasi dari statement Yosep Anggi Noen, salah satu sutradara dokumenter Working Girls.

Monday, January 24, 2011

chega

s: "I'm thinking about making a passport"
x: "Oh yeah. are you planning on going somewhere?"
s: "Well yeah"
x: "So where that would be?"
s: "Timor Leste"
x: "Well.."

kembali

Setelah melewati perjuangan penuh amarah yang teramat emosional selama sebelas hari, penjelasan berulang-ulang serta sedikit banyak bentakan yang terlepas pada delapan customer service officer sebuah provider penyedia layanan internet terkemuka di Indonesia, serta kurang lebih Rp.210.000,- yang terbuang..
Akhirnya saya kembali.
Semoga kehadiran saya ini bukan malah jadi mimpi buruk bagi anda sekalian.