Skip to main content

setia

Rasanya ingin saya mengkonstruksi ulang esensi dan makna yang terkandung dibalik kata 'setia'.
Sebab bagaimana kalau kesetiaan itu bukan buah dari tulusnya pengabdian?
Bagaimana kalau kesetiaan itu hanyalah sebuah keterpaksaan, yang lahir dari ketiadaan akan pilihan lain?
Bagaimana kalau kesetiaan itu hanyalah masalah kebiasaan?
Maka bisakah saya bilang bahwa sesungguhnya setia adalah sebuah hal yang biasa saja?

*Terinspirasi dari statement Yosep Anggi Noen, salah satu sutradara dokumenter Working Girls.

Comments

bisa dibilang setia itu kompleks ??
shirebel said…
justru menurut saya setia itu jadinya biasa saja.

Popular posts from this blog

stressed out from eating too much
stressed out from not eating enough
stressed out from thinking too much
stressed out from not caring enough
how can I be the best version of myself if I don't even have the ability to think straight
Menjadi dewasa adalah memahami sebuah kesadaran:
bahwa hidup adalah peralihan dari sebuah kegelisahan ke kegelisahan lain

semoga kita semua dilimpahi hikmat dan kebijaksanaan untuk dapat menerima kegelisahan-kegelisahan yang mampu kita tanggung

seburuk-buruknya, kita masih bisa menyesap beberapa cangkir anggur sambil mentertawai dan mengutuk-ngutuk keadaan


kalo sepenggal kecurigaan kita ramu dengan benar (benar) maka asumsi asumsi yang kadung mematangkan diri bukannya tidak bisa berubah jadi kenyataan