Skip to main content

disappointment has a name

"If only you could turn back the time and change anything ever happened back there, will you?"

Setiap kali dihadapkan pada pertanyaan ini saya selalu menjawab: "Tidak."
Sebab saya yakin dan percaya, segala hal baik baik serta (terutama) yang buruk, yang terjadi di masa lalu saya lah yang membentuk dan menjadikan saya menjadi pribadi yang seperti ini.

Namun bila subjek pertanyaannya diganti, maka jawaban saya akan berbeda.
I never want the situation to be different for me. But if only i could turn back the time and make it up for someone else, the most precious person in my life. I'd totally do it. Even if that means that i won't be here.

"You're talking shit again.
Disappointment has a name, its heartbreak, heartbreak warfare." Mayer, John

Comments

Popular posts from this blog

stressed out from eating too much
stressed out from not eating enough
stressed out from thinking too much
stressed out from not caring enough
how can I be the best version of myself if I don't even have the ability to think straight
Menjadi dewasa adalah memahami sebuah kesadaran:
bahwa hidup adalah peralihan dari sebuah kegelisahan ke kegelisahan lain

semoga kita semua dilimpahi hikmat dan kebijaksanaan untuk dapat menerima kegelisahan-kegelisahan yang mampu kita tanggung

seburuk-buruknya, kita masih bisa menyesap beberapa cangkir anggur sambil mentertawai dan mengutuk-ngutuk keadaan


kalo sepenggal kecurigaan kita ramu dengan benar (benar) maka asumsi asumsi yang kadung mematangkan diri bukannya tidak bisa berubah jadi kenyataan