Sunday, March 20, 2011

Sejarah adalah Sekarang 5 (Bulan Film Nasional 2011)

Kineforum, bioskop alternatif non komersil yang dikelola oleh Dewan Kesenian Jakarta dan para relawan muda, kembali menggelar Bulan Film Nasional sepanjang Maret ini.


Masih mengusung tema "Sejarah Adalah Sekarang", dalam tahun kelima ini seperti biasa para penikmat film Indonesia bisa menyaksikan film-film nasional berkualitas dari jaman ke jaman.
45 film yang diputar terbagi dalam beberapa program besar, yaitu:
  • Body of Works (Usmar Ismail); 
  • Dari Gambar Tangan ke Layar Lebar; 
  • Superhero; 
  • Bukan Sekedar Profesi; 
  • Warna-Warni Perempuan; 
  • Peran Pemeran; 
  • Film Anak Indonesia; 
  • Festival Film 80-an (Film Keluarga); 
  • Terekam, Terdengar Terlihat.

Sementara itu disamping pemutaran film, rangkaian acara lain yang juga dapat dihadiri oleh pengunjung Kineforum antara lain:
  • Pameran Sejarah Bioskop dan Kebijakan Film di Indonesia. Berlangsung di Galeri Cipta III, setiap hari dari pukul 13.00 hingga 20.00; 
  • Diskusi (Dari Gambar Tangan ke Layar lebar) - sudah lewat; 
  • Klinik Kritik Film - sudah lewat; 
  • Diskusi film-film karya Usmar Ismail bersama Forum Lenteng; 
  • Belajar Bersama (Kerja Kamera dalam film Anak Seribu Pulau); 
  • Konser Musik. Rabu, 30 Maret 2011. Pk. 19.30. HTM: Rp 25.000. Menampilkan tiga band yang mewakilkan tiga 'mood' genre film yang berbeda, yaitu: Bonita & The Hus Band (Drama), Kelelawar Malam (Horror), Notturno (Noir). Pada hari yang sama, pukul 17.00, akan diadakan pemutaran perdana "Semalam di Rumah Bonita", karya paul Agusta.

Untuk mengunduh jadwal lengkap pemutaran film serta rangkaian acara, silakan klik di sini.

Pada tahun ini, salah satu hal yang menjadi kendala adalah kondisi beberapa film yang memang secara usia sudah cukup tua. Sehingga pihak Kineforum pun merasa perlu untuk terlebih dahulu meminta maaf apabila terjadi gangguan dalam pemutaran yang mengakibatkan film tidak bisa dinikmati secara optimal.
Memang harus diakui bahwa kondisi penyimpanan dan pengarsipan film di Indonesia belum begitu baik.
Maka dari itu, dengan adanya event Bulan Film Nasional ini, diharapkan masyarakat penikmat film Indonesia bisa lebih peduli mengenai pengarsipan film-film Nasional.

Kineforum sendiri berlokasi dalam kompleks TIM (Taman Ismail Marzuki), JL. Cikini Raya no. 73. Letaknya persis di belakang Galeri Cipta III. Dengan kapasitas 45 kursi, setiap harinya pemutaran film berlangsung tiga kali. Masing-masing pukul 14.15, 17.00, dan 19.30. 
Namun memasuki minggu terakhir (terhitung semenjak Rabu, 24 Maret 2011 hingga Rabu, 31 Maret 2011) Bulan Film Nasional, Kineforum menambah satu venue pemutaran, yaitu di Studio I XXI TIM, yang memiliki kapasitas 139 kursi. Hal ini dilakukan untuk memberikan lebih banyak kesempatan bagi masyarakat yang ingin menikmati film-film Nasional terpilih, yang sudah barang tentu berkualitas.

Perlu dicatat juga bahwa penonton tidak dikenakan biaya atas karcis, alias gratis. Tapi untuk mendapatkan karcis, calon penonton diharap datang satu jam sebelum pemutaran, agar tidak kehabisan. Setelahnya, calon penonton yang telah mendapatkan karcis diharapkan untuk datang ke studio tepat waktu serta menonton film secara penuh dari awal sampai akhir, agar tidak mengganggu penonton yang lain. Sebab selain menonton, di Kineforum kita belajar untuk menjadi penonton yang baik, dengan film-film yang baik pula.

Tunjukkan kecintaan serta dukungan Anda akan Perfilman Nasional dengan menghadiri Event Bulan Film Nasional, Sejarah Adalah Sekarang 5, di Kineforum. Karena nasionalisme tumbuh sebab dipupuk dari muda, serta dimulai dengan hal yang paling kecil, bisa jadi, dari menonton film.

p.s.: Memasuki hari keduapuluh masa Bulan Film Nasional, postingan ini mungkin terlihat sangat terlambat. But since some says better late than never (#ngeles), i still insist to post this.

0 comments: