Friday, November 23, 2012

bila setiap memberi kesempatan satu kali lagi berarti menyiakan-nyiakan diri
maka saya....
sudah mati berulang kali

namun seperti yesus yang bangkit pada hari ketiga,
setiap periode tertentu saya bangun dari tidur tidur sedih yang berkepanjangan
melanjutkan hidup, merajut harapan,
untuk kembali menemukan
bahwa nantinya lagi-lagi saya dikhianati keadaan
dikurbankan (perasaannya)
dan perlu menjadi juruselamat (bagi diri sendiri)

semoga hatimu sesakit dua maria yang ditinggal mati kekasih hatinya.
dan pada subuh di hari ketiga menghampiri kuburan hati yang telah kosong
dengan sosok yang berbeda dan (semoga) lebih bijaksana saya akan datangi kamu sambil bicara: "apa yang kamu cari?"
saat itu, kamu harus jadi jujur sekali
agar kita semua selamat

maka khusus pada kamu saya berikan penawaran ini
bersediakah kamu mengadopsi ketulusan hati dua maria-karena satu rasanya tak akan cukup,
bila ya, saya akan menjelma sebagai yesus, juruselamat (paling tidak) kita berdua (saja dulu)

"Tolollah orang yang (berkali-kali) membiarkan dirinya tidak menjadi prioritas."