Skip to main content
bila setiap memberi kesempatan satu kali lagi berarti menyiakan-nyiakan diri
maka saya....
sudah mati berulang kali

namun seperti yesus yang bangkit pada hari ketiga,
setiap periode tertentu saya bangun dari tidur tidur sedih yang berkepanjangan
melanjutkan hidup, merajut harapan,
untuk kembali menemukan
bahwa nantinya lagi-lagi saya dikhianati keadaan
dikurbankan (perasaannya)
dan perlu menjadi juruselamat (bagi diri sendiri)

semoga hatimu sesakit dua maria yang ditinggal mati kekasih hatinya.
dan pada subuh di hari ketiga menghampiri kuburan hati yang telah kosong
dengan sosok yang berbeda dan (semoga) lebih bijaksana saya akan datangi kamu sambil bicara: "apa yang kamu cari?"
saat itu, kamu harus jadi jujur sekali
agar kita semua selamat

maka khusus pada kamu saya berikan penawaran ini
bersediakah kamu mengadopsi ketulusan hati dua maria-karena satu rasanya tak akan cukup,
bila ya, saya akan menjelma sebagai yesus, juruselamat (paling tidak) kita berdua (saja dulu)

Comments

Popular posts from this blog

pagi sendu

Halo, selamat pagi.
Hari ini dimulai sendu sekali.
Hujan rintik membasahi.
Dan sama seperti Rain yang dalam "Smoking With God" ingin mengajakMu merokok di balkon lantai dua, aku pun mau.
Seharian bersama bicara berdua, atau saling diam, cukup mensyukuri kehadiran masing-masing, di balkon lantai dua, dengan sebuah jendela yang selalu terbuka, tempat asap kita bermuara.
Halo, mungkin aku rindu, rindu terlalu, hingga terlarut dalam haru.

*Sedikit banyak juga terinspirasi dari karya Rain Chudori - "Smoking With God"
stressed out from eating too much
stressed out from not eating enough
stressed out from thinking too much
stressed out from not caring enough
how can I be the best version of myself if I don't even have the ability to think straight
kalo sepenggal kecurigaan kita ramu dengan benar (benar) maka asumsi asumsi yang kadung mematangkan diri bukannya tidak bisa berubah jadi kenyataan