Skip to main content
ibu ibu menangisi anak anak perawan yang lari dari rumah
para ayah meratap diam-diam
dalam senyap saudara sedarah menanggung hati yang susah
tuhan (semoga ia benar adanya) menjamah hati mereka dan penghiburan itu pun dilepas secara cuma-cuma

anak anak perawan meregang nyawa di jalan (yang semoga tak salah)
melawan apa entah
merisaukan banyak hal terlalu
menghutang asa pada banyak nyawa
meminjam emosi dari banyak diri

yang dipunyanya cuma sisa hidup. sedikit banyak. kurang lebih. diamini.

Comments

pandjiputranda said…
.i miss your writings...
shirebel said…
i miss them too :"

Popular posts from this blog

stressed out from eating too much
stressed out from not eating enough
stressed out from thinking too much
stressed out from not caring enough
how can I be the best version of myself if I don't even have the ability to think straight
Menjadi dewasa adalah memahami sebuah kesadaran:
bahwa hidup adalah peralihan dari sebuah kegelisahan ke kegelisahan lain

semoga kita semua dilimpahi hikmat dan kebijaksanaan untuk dapat menerima kegelisahan-kegelisahan yang mampu kita tanggung

seburuk-buruknya, kita masih bisa menyesap beberapa cangkir anggur sambil mentertawai dan mengutuk-ngutuk keadaan


kalo sepenggal kecurigaan kita ramu dengan benar (benar) maka asumsi asumsi yang kadung mematangkan diri bukannya tidak bisa berubah jadi kenyataan